SEBELUM BERAMAL HARUS MEMPUNYAI ILMUNYA TERLEBIH DAHULU
وَلَا تَقۡفُ مَا لَیۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌۚ إِنَّ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡبَصَرَ وَٱلۡفُؤَادَ كُلُّ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ كَانَ عَنۡهُ مَسۡـُٔولࣰا
[Surat Al-Isra': 36]
Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui ilmunya. Karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.
Segala puji hanya milik Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Mengetahui, Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad shollalloohu ‘alaihi wassallam, serta kepada keluarganya dan orang-orang yang berpegang teguh terhadap sunnahnya.
Wahyu pertama yang Alloh ta’aala turunkan kepada Nabi Muhammad shollalloohu ‘alaihi wasallam adalah tentang membaca. Alloh tabaaroka wata’aalaa berfirman
ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِی خَلَقَ (1) خَلَقَ ٱلۡإِنسَـٰنَ مِنۡ عَلَقٍ (2) ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ (3) ٱلَّذِی عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ (4) عَلَّمَ ٱلۡإِنسَـٰنَ مَا لَمۡ یَعۡلَمۡ (5)
[Surat Al-'Alaq: 1-5]
(1) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, (2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. (4) Yang mengajar (manusia) dengan pena. (5) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
Maka membaca adalah hal penting. Dan dari sekian banyak bacaan yang ada di muka bumi, bacaan yang paling terbaik adalah Al-Qur’an. Bahkan orang-orang yang belajar Al-Quran & mengajarkannya disebut oleh Nabi Muhammad sebagai orang yang paling baik. Akan tetapi membaca Al-Qur’an tidaklah sama dengan bacaan-bacaan lainnya, karena membaca Al-Qur’an adalah ibadah, dan ibadah harus dengan ilmu. Ilmu membaca Al-Qur’an adalah tajwid, maka membaca Al-Qur’an dengan tajwid hukumnya adalah wajib sebagaimana perintah Allah ta’aala,
وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِیلًا
[Surat Al-Muzzammil: 4]
“Dan bacalah Al-Qur’an dengan tartil”
Sahabat Ali bin Thoolib mendefinisikan istilah tartil sebagai berikut :
الترتيل تجويد الحروف ومعرفة الوقوف
Tartil adalah mentajwidkan setiap huruf dan mengetahui tempat-tempat berhenti
Melihat pentingnya membaca Al-Qur’an dan wajib membacanya dengan tajwid, maka sudah sepantasnya kita mempersungguh mempelajarinya
Tapi sayangnya tidak sedikit kaum muslimin yang belum dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, bahkan tidak sedikit pula yang sama sekali belum bisa membaca Al-Qur’an. Maka obatnya adalah belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tentunya dengan disiplin ilmu tajwid
Info belajar membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, silahkan hubungi nomor ;

Komentar
Posting Komentar